<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2369405730935318252</id><updated>2012-02-16T16:21:35.837-08:00</updated><title type='text'>PEMANASAN GLOBAL</title><subtitle type='html'>Arianto.dila@gmail.com</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://derlangga.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2369405730935318252/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://derlangga.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pemanasan Global</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17266461651394899378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_uaI9BXPRSKg/ShOS1hiq_KI/AAAAAAAAAEA/wHRBYuL3wXQ/S220/foto.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2369405730935318252.post-7644315552988086462</id><published>2009-01-30T21:19:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T21:29:54.844-08:00</updated><title type='text'>BAGIAN DARI BUMI KITA</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:arial;font-size:180%;"  &gt; 1. AIR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang sudah kita ketahui air didunia ini lebih dari setengahnya daratan. Air memiliki sifat  menempati kesegala arah, dari tempat yang tinggi ketempat yang lebih rendah. Air mempunyai partikel-partikel yang tidak terstruktur atau bisa dikatakan sulit untuk diuraikan dimana air tidak dapat dicampurkan dengan senyawa- senyawa lain kecuali dengan senyawal air itu sendiri. Air berbentuk cair tidak bisa dipegang tetapi bisa disentuh dapat membasahi tempat yang kering melegakan tenggorokan kita pada saat kita haus, dilihat transparan atau bisa disebut bening untuk air  dari pegunungan. Pada saat ini air banyak sudah tercemar dari limbah- limbah pabrik buang sampah sembarangan sehingga tidak layak lagi untuk dikonsumsi apabila kita mengkonsumsinya dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan berbagai macam penyakit yang terkandung didalam air tersebut.&lt;br /&gt;    Air apabila dipanaskan akan menguap dan terbawa oleh udara dan terkumpul menjadi air kembali, contoh air yang dipanaskan disebuah panci dan pada tutup panci akan terdapat air menguap akibat dipanaskan&lt;br /&gt;A. Air di Udara&lt;br /&gt;   Secara meteorologis, air merupakan unsur pokok paling penting dalam atmofer bumi. Air terdapat sampai pada ketinggian 12.000 hingga 14.000 meter, dalam jumlah yang kisarannya mulai dari nol di atas beberapa gunung serta gurun sampai empat persen di atas samudera dan laut. Bila seluruh uap air berkondensasi (atau mengembun) menjadi cairan, maka seluruh permukaan bumi akan tertutup dengan curah hujan kira- kira sebanyak 2,5 cm.&lt;br /&gt;   Air terdapat di atmosfer dalam tiga bentuk: dalam bentuk uap yang tak kasat mata, dalam bentuk butir cairan dan hablur es. Kedua bentuk yang terakhir merupakan curahan yang kelihatan, yakni hujan, hujan es, dan salju.&lt;br /&gt;   Atmofer membungkus bumi dengan lapisan-lapisan yang jelas batas-batasnya. Lapisan yang pertama dan yang paling bawah adalah troposfer. Tebal troposfer berkisar dari delapan kilometer di kutub sampai 16 km di khatulistiwa. Udara troposfer merupakah ketel pemasak cuaca bumi. Di dalam troposfer udara lembab yang dipanasi oleh tanah di bawahnya menggelembung ke atas di khatulistiwa, dan menciptakan aliran besar udara ke atas di daerah tropik. Jauh di sebelah utara, massa udara dingin dan kering turun ke bumi. Angin horisontal menderu melintasi padang salju dengan kecepatan tinggi. Suhu permukaan yang berkisar dari 38 derajat celcius di atas samudera dan gurun pasir sampai minus 73 derajat celcius di kutub menciptakan adukan dalam atmosfer dan menentukan cuaca beserta polanya di seluruh dunia. Di dalam troposfer suhu turun dengan bertambahnya ketinggian dari muka bumi atau dengan bertambahnya jarak dari sumber panas atmosfer, yakni bumi yang dipanasi matahari. Rata-rata suhu turun sebanyak dua derajat setiap kenaikan 305 meter.&lt;br /&gt;   Selain matahari, geometri bumi dan atmosfer, msih ada faktor terakhir yang mempengaruhi cuaca. Faktor ini adalah bentuk-bentuk geofisik permukaan bumi, seperti misalnya pegunungan, samudera, benua, lembah atau danau. Bagaimana cuaca di suatu daerah pada hari ini atau pada bulan yang akan datang itu sangat bergantung kepada bentuk permukaan daerah tersebut.&lt;br /&gt;   Daratan, misalnya lebih cepat mengumpulkan panas dan juga lebih cepat kehilangan panas dibandingkan dengan perairan. Karena air menahan panas lebih lama daripada tanah, orang yang berdiam dekat pantai atau dekat danau besar di pedalaman mengalami musim panas yang lebih sejuk dan musim dingin yang relatif lebih ringan bila dibandingkan dengan mereka yang bertempat tinggal juh dari danau atau lautan. Akibat lainnya ialah angin laut sejuk yang bertiup dari perairan pada siang hari, dan angin darat yang bertiup dari daratan pada malam hari. Hal itu merupakan ciri utama pola cuaca pesisir, khususnya di daerah tropik.&lt;br /&gt;B. Kondensasi (pengembunan)&lt;br /&gt;   Ketika uap air mengembang, mendingin dan kemudian berkondensasi, biasanya pada partikel- partikel debu kecil di udara. Ketika kondensasi terjadi dapat berubah menjadi cair kembali atau langsung berubah menjadi padat (es, salju, hujan batu (hail)). Partikel-partikel air ini kemudian berkumpul dan membentuk awan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;2. UDARA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    Udara adalah suatu senyawa yang sangat diperlukan oleh semua umat manusia dibumi banyak senyawa yang terdapat dibumi kita ini salah satunya adalah udara ini atau biasa diketahui oleh para sains O2, apakah dengan tidak adanya udara manusia bisa hidup?.Tentunya manusia tidak akan bisa bernafas dan lama-kelamaan mati akibat lemas karena tidak adanya oksigen. Bagaimana bisa manusia tergantung pada oksigen dibumi? Mungkin itu semua akan terjawab dengan berkembangnya ilmu sains satu hari nanti.&lt;br /&gt;   Udara ada banyak macamnya seperti :&lt;br /&gt;A.  Karbon dioksida&lt;br /&gt;    Karbon dioksida (rumus kimia: CO2) atau zat asam arang adalah sejenis senyawa kimia yang terdiri dari dua atom oksigen yang terikat secara kovalen dengan sebuah atom karbon. Ia berbentuk gas pada keadaan temperatur dan tekanan standar dan hadir di atmosfer bumi. Rata-rata konsentrasi karbon dioksida di atmosfer bumi kira-kira 387 ppm berdasarkan volume [1] walaupun jumlah ini bisa bervariasi tergantung pada lokasi dan waktu. Karbon dioksida adalah gas rumah kaca yang penting karena ia menyerap gelombang inframerah dengan kuat.&lt;br /&gt;   Karbon dioksida dihasilkan oleh semua hewan, tumbuh-tumbuhan, fungi, dan mikroorganisme pada proses respirasi dan digunakan oleh tumbuhan pada proses fotosintesis. Oleh karena itu, karbon dioksida merupakan komponen penting dalam siklus karbon. Karbon dioksida juga dihasilkan dari hasil samping pembakaran bahan bakar fosil. Karbon dioksida anorganik dikeluarkan dari gunung berapi dan proses geotermal lainnya seperti pada mata air panas.&lt;br /&gt;   CO2 adalah oksida asam. Larutan CO2 mengubah warna litmus dari biru menjadi merah muda.&lt;br /&gt;   Karbon dioksida adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau. Ketika dihirup pada konsentrasi yang lebih tinggi dari konsentrasi karbon dioksida di atmosfer, ia akan terasa asam di mulut dan mengengat di hidung dan tenggorokan. Efek ini disebabkan oleh pelarutan gas di membran mukosa dan saliva, membentuk larutan asam karbonat yang lemah. Sensasi ini juga dapat dirasakan ketika seseorang bersendawa setelah meminum air berkarbonat (misalnya Coca Cola). Konsentrasi yang lebih besar dari 5.000 ppm tidak baik untuk kesehatan, sedangkan konsentrasi lebih dari 50.000 ppm dapat membahayakan kehidupan hewan.&lt;br /&gt;1. Peranan biologis&lt;br /&gt;   Karbon dioksida adalah hasil akhir dari organisme yang mendapatkan energi dari penguraian gula, lemak, dan asam amino dengan oksigen sebagai bagian dari metabolisme dalam proses yang dikenal sebagai respirasi sel. Hal ini meliputi semua tumbuhan, hewan, kebanyakan jamur, dan beberapa bakteri. Pada hewan tingkat tinggi, karbon dioksida mengalir di darah dari jaringan tubuh ke paru-paru untuk dikeluarkan. Pada tumbuh-tumbuhan, karbon dioksida diserap dari atmosfer sewaktu fotosintesis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Nitrogen&lt;br /&gt;   Nitrogen atau Zat lemas adalah sebuah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang N dan nomor atom 7. Biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya. Dinamakan zat lemas karena zat ini bersifat malas, tidak aktif bereaksi dengan unsur lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel Periodik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Nitrogen adalah 78,08% persen dari atmosfir Bumi dan terdapat dalam banyak jaringan hidup. Zat lemas membentuk banyak senyawa penting seperti asam amino, amoniak, asam nitrat, dan sianida.&lt;br /&gt;Sifat-sifat Menonjol&lt;br /&gt;   Nitrogen adalah zat non logam, dengan elektronegatifitas 3.0. Mempunyai 5 elektron di kulit terluarnya. Oleh karena itu trivalen dalam sebagian besar senyawa. Nitrogen mengembun pada suhu 77K (- 196oC) pada tekanan atmosfir dan membeku pada suhu 63K (-210oC).&lt;br /&gt;Sejarah&lt;br /&gt;   Nitrogen (Latin nitrum, Bahasa Yunani Nitron berarti "soda asli", "gen", "pembentukan") secara resmi ditemukan oleh Daniel Rutherford pada 1772, yang menyebutnya udara beracun atau udara tetap.&lt;br /&gt;   Gas nitrogen adalah cukup lemas sehingga dinamakan oleh Antoine Lavoisier sebagai azote, daripada perkataan Yunani αζωτος yang bermaksud "tak bernyawa".&lt;br /&gt;   Senyawa nitrogen diketahui sejak Zaman Pertengahan Eropa. Ahli alkimia mengetahui asam nitrat sebagai aqua fortis. Campuran asam hidroklorik dan asam nitrat dinamakan akua regia, yang diakui karena kemampuannya untuk melarutkan emas.&lt;br /&gt;C. Oksigen&lt;br /&gt;   Oksigen atau zat asam adalah unsur kimia dalam sistem tabel periodik yang mempunyai lambang O dan nomor atom 8. Elemen sangat biasa dan ada di mana- mana, ditemukan tak hanya di Bumi tetapi di seluruh alam semesta. Di Bumi, ia biasanya berikatan dengan elemen lain secara kovalen atau ionik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel Periodik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Oksigen tidak terikat (juga disebut molekul oksigen, atau dioksigen, O2, molekul diatomik) pertama kali muncul dalam jumlah yang signifikan di Bumi selama era Paleoproterozoik (antara 2,5 milyar tahun dan 1,6 milyar tahun lalu) sebagai produk dari aktifitas metabolik dari organisme anaerob awal (archaea dan bakteri). Berlimpahnya oksigen bebas di atmosfer di epoch geologi berikutnya dan peningkatan konsentrasinya hingga tingkat saat ini terutama disebabkan sintesis oleh organisme fotosintetik; sekitar tiga perempat dihasilkan oleh alga dan mikroorganisme hijau di laut, dan seperempat lagi oleh tumbuhan di daratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:180%;"  &gt;3. KILAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    Apakah kilat itu? Pada saat hujan turun yang lebat dan gelap dari langit, keluar sebuah cahaya dari langit menuju daratan bersamaan dengan suara yang bergema. Pelepasan muatan listrik yang tiba-tiba dibarengi dengan pemancaran cahaya tampak dan bentuk radiasi elektromagnetik lainnya. Arus listrik yang melalui saluran dischrage dengan cepat memanaskan dan mengembangkan udara menjadi sebuah plasma, menciptakan gelombang shock akustrik (geledek) di atmosfer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/di3la/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-5.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/di3la/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-6.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/di3la/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-7.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset awal kilat&lt;br /&gt;    Pada awal penyelidikan listrik melalui tabung Leyden dan peralatan lainnya, sejumlah orang (Dr. Wall, Gray, Abbé Nollet) mengusulkan 'spark' skala kecil memiliki beberapa kemiripan dengan kilat.&lt;br /&gt;    Benjamin Franklin, yang juga menemukan lightning rod, berusaha mengetes teori ini dengan menggunakan sebuah tiang yang didirikan di Philadelphia. Selagi dia menunggu penyelesaian tiang tesebut.&lt;br /&gt;    Franklin biasanya mendapatkan kredit untuk menjadi yang pertama mengusulkan eksperimen ini, karena dia tertarik dalam cuaca. (Dia mencipatakan ilmu meteorologi.)&lt;br /&gt;Riset modern&lt;br /&gt;    Meskipun eksperimen dari masa Franklin menunjukkan bahwa kilat adalah sebuah discharge dari listrik statik, hanya ada sedikit peningkatan dalam teori ini selama lebih dari 150 tahun. Pendorong untuk riset baru berasal dari bidang teknik tenaga: jalur transmisi tenaga digunakan dan teknisi ingin mengetahui lebih banyak tentang kilat. Meskipun sebabnya diperdebatkan (dan masih berlanjut sampai sekarang), riset menghasilkan banyak informasi baru tentang fenomena kilat, terutama jumlah arus dan energi yang terdapat.&lt;br /&gt;    Menurut pengamatan peristiwa tersebut memang kejadian alam sebagai berikut :&lt;br /&gt;Air yang menguap terkumpul diudara menjadi sekumpulan air yang banyak dan terbawa oleh angin yang bertiup.&lt;br /&gt;Kemudian akan tejadi hujan apabila sekumpulan air yang terbawa oleh angin bertabrakan&lt;br /&gt;Menurut Penulis terjadinya kilat sebagai berikut :&lt;br /&gt;Air tersimpan diudara terkena sinar matahari sehingga panas, menurut salah satu penelitian air yang diuapkan akan menghasilkan tenaga listrik, ketika air bertabrakan maka air yang menghasilkan listri menjadi tidak beraturan menyambar yang ada disekitarnya.&lt;br /&gt;Penulis Meminta maaf apabila ada salah dalam penulisan ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2369405730935318252-7644315552988086462?l=derlangga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://derlangga.blogspot.com/feeds/7644315552988086462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2369405730935318252&amp;postID=7644315552988086462' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2369405730935318252/posts/default/7644315552988086462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2369405730935318252/posts/default/7644315552988086462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://derlangga.blogspot.com/2009/01/1.html' title='BAGIAN DARI BUMI KITA'/><author><name>Pemanasan Global</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17266461651394899378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_uaI9BXPRSKg/ShOS1hiq_KI/AAAAAAAAAEA/wHRBYuL3wXQ/S220/foto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2369405730935318252.post-7405715117725757968</id><published>2009-01-11T06:12:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T19:18:24.212-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;Manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;Pengetahuan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: center" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;MANAJEMEN&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;PENGETAHUAN&lt;/b&gt; LEMBAGA PENDIDIKAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt"&gt;&lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;P e n d a h u l u a n&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 36pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Perkembangan dewasa ini menunjukan pada makin cepatnya perubahan dalam segala bidang kehidupan, akibat dari efek globalisasi serta perkembangan teknologi informasi yang sangat akseleratif. Kondisi ini jelas telah mengakibatkan perlunya cara-cara baru dalam menyikapi semua yang terjadi agar dapat tetap survive. Penekanan akan makin pentingnya kualitas SDM merupakan salah satu respon dalam menyikapi perubahan tersebut, dan ini tentu saja memerlukan upaya-upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan SDM.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 36pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Sehubungan dengan itu peran Ilmu &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; menjadi makin menonjol, karena hanya dengan pengetahuanlah semua perubahan yang terjadi dapat disikapi dengan tepat. Ini berarti Pendidikan memainkan peran penting dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dan kompetitif. Ketatnya kompetisi secara global khususnya dalam bidang ekonomi telah menjadikan organisasi usaha memikirkan kembali strategi pengelolaan usahanya, dan SDM yang berkualitas dengan penguasaan pengetahuannya menjadi pilihan penting yang harus dilakukan dalam konteks tersebut &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;Pengetahuan&lt;/b&gt; telah menjadi sesuatu yang sangat menentukan, oleh karena itu perolehan dan pemanfaatannya perlu dikelola dengan baik dalam konteks peningkatan kinerja organisasi. Langkah ini dipandang sebagai sesuatu yang sangat strategis dalam menghadapi persaingan yang mengglobal, sehingga pengabaiannya akan merupakan suatu bencana bagi dunia bisnis, oleh karena itu diperlukan cara yang dapat mengintegrasikan &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; itu dalam kerangka pengembangan SDM dalam organisasi. Dari sinilah istilah &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; berkembang sebagai suatu bagian penting dan strategis dalam pengelolaan SDM pada Perusahaan/organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;Pengetahuan&lt;/b&gt; memang merupakan milik individu, namun dapat dimanfaatkan oleh organisasi dengan tetap memberikan otonomi pengembangannya pada individu tersebut. Dalam hubungan ini belajar dan pembelajaran menjadi kata kunci dalam peningkatan kapasitas &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt;, oleh karenanya menjadikan individu sebagai pembelajar merupakan kondisi yang diperlukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi melalui pengintegrasiannya dengan proses organisasi. Untuk itu organisasi perlu melakukan pengembangan dirinya menjadi organisasi pembelajar, sebab hanya dalam kondisi yang demikian individu/pegawai dapat benar-benar menjadi manusia pembelajar.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Pentingnya Learning Organization telah lama menjadi konsern para akhli organisasi, terutama semenjak terbitnya buku karya Peter Senge “&lt;em&gt;The Fifth Discipline”&lt;/em&gt; pada tahun 1990, disamping itu organisasi-organisasi baik organisasi bisnis maupun non bisnis juga telah mencoba mengembangkan konsep tersebut dalam upaya menjadikan organisasi mereka kompetitif, dan dalam konteks itulah &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; menjadi amat penting, karena dengan pengelolaan yang tepat dapat menjadi suatu kekuatan kompetitif yang tangguh yang diperlukan sekali dalam perkembangan global dewasa ini. Berikut ini akan dikemukakan makna &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; dengan menggunakan rujukan utama buku yang ditulis oleh &lt;em&gt;Christina Evans &lt;/em&gt;berjudul&lt;em&gt; Managing for Knowledge, HR’s Strategic Role.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt"&gt;&lt;strong&gt;2.&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Mengelola &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;Pengetahuan&lt;/b&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-INDENT: 36pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;Kehidupan di jaman informasi dimana &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; dipandang sebagai aset bisnis strategis memerlukan upaya pengelolaan &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; agar dapat mendorong bagi perkembangan bisnis. Aset &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; mencakup :&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 50.2pt; TEXT-INDENT: -14.2pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt; Aset struktural&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 50.2pt; TEXT-INDENT: -14.2pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt; Merek&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 50.2pt; TEXT-INDENT: -14.2pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt; Hubungan dengan pelanggan&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 50.2pt; TEXT-INDENT: -14.2pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt; Hak paten&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 50.2pt; TEXT-INDENT: -14.2pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt; Produk&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 50.2pt; TEXT-INDENT: -14.2pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt; Proses operasi&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 50.2pt; TEXT-INDENT: -14.2pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt; Aset manusia yang mencakup :&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 99pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Pengalaman pegawai&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 99pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Keterampilan pegawai&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 99pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Hubungan personal&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;Pengetahuan&lt;/b&gt; telah menjadi aset bisnis utama didorong oleh perubahan-perubahan dalam bidang teknologi dan dalam bisnis global. Perubahan ini telah menjadikan orientasi &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; SDM yang menitik beratkan pada tangible asset bergeser pada perhatian yang lebih menitik beratkan pada intangible asset. Hal ini juga berarti bahwa comparative advantage yang berbasis Sumberdaya Alam dalam bisnis bergeser pada competitive advantage yang berbasis kualitas SDM, dan dalam konteks inilah &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; menjadi aset yang sangat penting dalam pengelolaan/&lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; SDM.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;Pengetahuan&lt;/b&gt;, menurut &lt;em&gt;Davenport&lt;/em&gt; merupakan perpaduan yang cair dari pengalaman, nilai, informasi kontekstual, dan kepakaran yang memberikan kerangka berfikir untuk menilai dan memadukan pengalaman dan informasi baru. Ini berarti bahwa &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; berbeda dari informasi, informasi jadi &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; bila terjadi proses-proses seperti pembandingan, konsekwensi, penghubungan, dan perbincangan. &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;Pengetahuan&lt;/b&gt; dapat dibagi ke dalam empat jenis yaitu a). &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; tentang sesuatu; b) &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; tentang mengerjakan sesuatu,; c). &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; menjadi diri sendiri; dan d). &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; tentang cara bekerja dengan orang lain. Sedang tingkatan &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; dapat dibagi tiga yaitu : 1) mengetahui bagaimana melaksanakan; 2). Mengetahuai bagaimana memperbaiki; dan 3). Mengetahui bagaimana mengintegrasikan.&lt;/p&gt;Dengan pemahaman &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; seperti itu, maka &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; dapat didefinisikan sebagai berikut : &lt;em&gt;“proses menterjemahkan pelajaran yang dipelajari, yang ada dalam diri/pikiran seseorang menjadi informasi yang dapat digunakan setiap orang&lt;/em&gt;”. Dalam konteks ini profesional SDM memandang &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; sebagai menjamin penngetahuan yang diperoleh dikembangkan bersama dengan orang lain dalam organisasi. Dengan demikian, &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; yang dimiliki organisasi secara penuh tersedia melalui penyediaan lingkungan yang tepat, budaya, struktur dan proses guna memotivasi dan mendorong sharing &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; pada setiap tingkat dalam organisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Adapun tahapan perkembangan &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; dalam organisasi adalah sebagai berikut :&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 53.85pt; TEXT-INDENT: -17.85pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Knowledge-chaotic (tak sadar konsep, tak ada proses informasi, dan tak ada sharing informasi)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 53.85pt; TEXT-INDENT: -17.85pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Knowledge-aware (sadar akan kebutuhan &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt;, adabeberapa proses &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt;, ada teknologi, ada isu tentang sharing informasi)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 53.85pt; TEXT-INDENT: -17.85pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Knowledge-enabled (memanfaatkan &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt;, mengadopsi standar, isu-isu berkaitan dengan budaya dan teknologi)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 53.85pt; TEXT-INDENT: -17.85pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Knowledge-managed (kerangka kerja yang terintegrasi, merealisasikan manfaat, isu-isu pada tahap sebelumnya teratasi)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 53.85pt; TEXT-INDENT: -17.85pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Knowledge-centric (&lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; merupakan bagian dari misi, nilai &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; diakui dalam kapitalisasi pasar, &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; terintegrasi dalam budaya)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 53.85pt; TEXT-INDENT: -17.85pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;strong&gt;Perubahan Peran SDM dari Operasional ke Strategik&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Uuntuk menjadikan &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; menjadi bagian dari organisasi, diperlukan pergeseran peran dari &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; dengan orientasi SDM yang operasional/tradisional menjadi orientasi SDM yang strategis. Adapun perbedaan antara yang tradisional (&lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; personalia) dengan &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;Manajemen&lt;/b&gt; SDM adalah sebagai berikut :&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Karakteristik perang &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; personel/tradisional&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Reaktif&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Advokasi pegawai&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Unit kerja/task force&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Fokus pada isu operasional&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Isu kualitatif&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Stabilitas&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Solusi taktis&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Integritas fungsi&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Orang sebagai beban/biaya&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;em&gt;Karakteristik perang &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;manajemen&lt;/b&gt; Sumberdaya Manusia (SDM)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Proaktif&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Parner bisnis&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Fokus pada tugas dan pemberdayaan&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Fokus pada isu strategis&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Isu kuantitatif&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Perubahan konstan&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Solusi startegis&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Multi fungsi&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Orang sebagai aset &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Dalam mengimplementasi &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(255,255,102)"&gt;Manajemen&lt;/b&gt; &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt;, diperlukan SDM yang tidak hanya kompeten, tapi juga dapat menunjukan/mendemonstrasikan sikap sebagai berikut (Ulrich, 2000) :&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 54pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Mentransformasikan &lt;b style="COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: rgb(160,255,255)"&gt;pengetahuan&lt;/b&gt; ke dalam tindakan&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 54pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Membuat pilihan berdasar informasi tentang bagaimana berinvestasi dalam praktek SDM untuk menjamin hasil bisnis&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 54pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Berhubungan dengan rekan profesi SDM dan manajer garis dengan penuh keyakinan bahwa dia punya sesuatu yang bernilai untuk ditawarkan&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN-LEFT: 54pt; TEXT-INDENT: -18pt; TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-family:'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt; Menunjukan keyakinan, kepastian, pengambilan resiko, dan berorientasi tindakan&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2369405730935318252-7405715117725757968?l=derlangga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://derlangga.blogspot.com/feeds/7405715117725757968/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2369405730935318252&amp;postID=7405715117725757968' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2369405730935318252/posts/default/7405715117725757968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2369405730935318252/posts/default/7405715117725757968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://derlangga.blogspot.com/2009/01/manajemen-pengetahuan-manajemen.html' title=''/><author><name>Pemanasan Global</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17266461651394899378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_uaI9BXPRSKg/ShOS1hiq_KI/AAAAAAAAAEA/wHRBYuL3wXQ/S220/foto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2369405730935318252.post-536614657315898904</id><published>2008-04-29T10:37:00.001-07:00</published><updated>2008-05-14T07:07:25.896-07:00</updated><title type='text'>Mengenal Pemanasan Global</title><content type='html'>&lt;div  class="post hentry uncustomized-post-template" style="font-family:arial;"&gt; &lt;a name="282912839855816719"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://pawanghujan.com/2008/02/mengenal-hujan-asam.html"&gt;Mengenal Hujan Asam&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.maltaweather.info/acid.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 296px; height: 222px;" src="http://www.maltaweather.info/acid.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apabila dilakukan pembakaran batu bara dan minyak, akan kelaur emisi SO, partikel dan nitrogen oksida, SO2 dan NO. Jika gas-gas tersebut bereaksi di udara akan membentuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;polutan sekunder seperti NO2, asam nitrat, butiran asam sulfat dan garam nitrat serta garam sulfat. Polutan yang katuh ke bumi akan menjadi hujan asam, embun asam dan partikel asam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Secara alami hujan memiliki derajat keasaman pH sekitar 5,6. Apabila hujan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan pH kurang dari 5,6, terutama pH di bawah 5,1 maka akan berdampak negative dan menyebabkan berbagai kerusakan di antaranya sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol  style="margin-top: 0in;font-family:georgia;" start="1" type="a"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Merusak properti, monumen/patung, bahan logam seperti mobil atau      komponen bangunan mobil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dapat mematikan berbagai jenis tanaman pangan dam sayuran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Menghambat pertumbuhan tanaman pangan dan sayuran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Menyebabkan penyakit pernafasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pada ibu hamil akan menyebabkan bayi lahir prematur atau meninggal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;h2 style="font-family: arial; font-weight: normal;" class="date-header"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div face="arial" class="post hentry uncustomized-post-template"&gt; &lt;a name="5074617833249455964"&gt;&lt;/a&gt; &lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://pawanghujan.com/2008/02/dampak-pemanasan-global-pada-cuaca.html"&gt;Dampak Pemanasan Global pada Cuaca&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.greens.org.nz/campaigns/climate/images/sink-or-swim_700.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 313px; height: 207px;" src="http://www.greens.org.nz/campaigns/climate/images/sink-or-swim_700.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;Apabila daerah di bagian Utara bumi (Kutub Utara) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di bumi. Dengan kondisi seperti ini maka akan berakibat di antaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gunung-gunung es akan mencair.&lt;br /&gt;- Daratan akan mengecil.&lt;br /&gt;- Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan sebelah utara.&lt;br /&gt;- Daerah-daerah yang sebelumnya, mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi.&lt;br /&gt;- Di daerah subtopis, bagian pegunungan yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta salju akan lebih cepat mencair.&lt;br /&gt;- Musim tanam akan menjadi lebih panjang di beberapa area.&lt;br /&gt;- Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung meningkat.&lt;br /&gt;- Daerah tropis akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kejadian yang terakhir, para ilmuwan belum begitu yakin apakah kelembaban tersebut justru akan mempercepat peningkatan atau penurunan efek pemanasan. Walaupun uap air merupakan Gas rumah kaca yang akan meningkatkan efek penyekatan pada atmosfir, tetapi uap air yang berlimpah akan membentuk awan yang lebih banyak sehingga akan memantulkan cahaya matahari kembali ke angkasa. Hal ini akan berakibat menurunkan proses pemanasan di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, kelembaban yang tinggi akan berdampak antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Curah hujan akan meningkat. Kondisi saat ini, curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir. Hal ini dikarenakan untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan akan mengakibatkan kenaikan curah hujan sebesar 1 persen.&lt;br /&gt;- Badai akan menjadi lebih sering terjadi.&lt;br /&gt;- Air tanah akan lebih cepat menguap.&lt;br /&gt;- Beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya.&lt;br /&gt;- Angin akan bertiup lebih kencang dengan pola yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;- Terjadinya badai topan akan menjadi lebih besar.&lt;br /&gt;- Beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi.&lt;br /&gt;- Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="arial" class="post hentry uncustomized-post-template"&gt; &lt;a name="4944189344766143827"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="arial" class="post hentry uncustomized-post-template"&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://pawanghujan.com/2008/02/efek-pemanasan-global-terhadap.html"&gt;Efek Pemanasan Global Terhadap Permukaan Laut&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;/h3&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm1.static.flickr.com/104/368578581_0c1e5531b3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 281px; height: 174px;" src="http://farm1.static.flickr.com/104/368578581_0c1e5531b3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Kawasan Manhattan yang merupakan bagian dari kota New York akan tenggelam seperti ini bila permukaan air laut naik &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika atmosfer menghangat lapisan permukaan lautan juga akan menghangat sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tingkat permukaan laut. Peningkatan tinggi muka air laut 30% berasal dari pencairan es dan sisanya berasal dari pemuaian air akibat peningkatan temperatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanasan global juga akan mencairkan banyak es di kutub, terutama sekitar Greenland sehingga memperbanyak volume air laut. Tinggi muka laut diselurug dunia telah meningkat 10-25 cm selama abad 20. Apabila separuh es di Greenland dan Antartika meleleh maka terjadi kenaikan permukaan air laut di dunia rata-rata setinggi 6-7 meter. Tinggi kenaikan rata-rata permukaan laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kejadian di atas maka negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya. Namun, tidak demikian dengan negara-negara miskin yang tidak mempunyai cadangan dana. Negara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai ke tempat yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-footer"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="post-footer-line post-footer-line-2"&gt; &lt;span class="post-labels"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;  &lt;a style="font-family: arial;" name="8179075126646228598"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2369405730935318252-536614657315898904?l=derlangga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://derlangga.blogspot.com/feeds/536614657315898904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2369405730935318252&amp;postID=536614657315898904' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2369405730935318252/posts/default/536614657315898904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2369405730935318252/posts/default/536614657315898904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://derlangga.blogspot.com/2008/04/antisipasi-pemanasan-global.html' title='Mengenal Pemanasan Global'/><author><name>Pemanasan Global</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17266461651394899378</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_uaI9BXPRSKg/ShOS1hiq_KI/AAAAAAAAAEA/wHRBYuL3wXQ/S220/foto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm1.static.flickr.com/104/368578581_0c1e5531b3_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
